pabrik produksi tempat telur di mojokerto ludes terbakar

1
50

Pabrik milik PT Alpha Akasia Jaya (PT AAJ) di  Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ludes dilalap si jago merah, Rabu (14/12/2011) tadi pagi. Sebanyak 4 unit mobil Pemadam Kebarakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Diduga api muncul lantaran ada kegiatan pengelasan di dalam gudang yang menimbulkan percikan api hingga menyebabkan kebakaran. Hingga saat ini, ada empat unit mobil PMK datang ke lokasi pabrik yang memproduksi tempat telur tersebut. Keempat unit mobil PMK tersebut di antaranya dari Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto serta PT Tjiwi Kimia. Saat ini, petugas PMK masih melakukan pemadaman di lokasi pabrik. Angin kencang di lokasi kejadian membuat petugas PMK kesulitan memadaman api yang berkobar. Salah satu buruh pabrik, Sarji, mengatakan, jika ada di dalam tempat parkir mobil ada aktifitas pengelasan. ”Ada tukang las yang lagi memperbaiki tempat parkir mobil, mungkin karena adanya percikan sehingga api menyambar ke listrik hingga menyebabkan kebakaran,” ungkapnya. Menurutnya, api langsung dengan cepat membakar pabrik yang penuh dengan bahan muda terbakar tersebut. Api menjulang tinggi mencapai 10 meter serta asap pekat hitam menggepul di atas pabrik. Bahkan polisi yang datang ke lokasi langsung menutup jalur untuk mempermudah pemadaman. Hingga saat ini, petugas PMK masih melakukan pembasahan di lokasi kejadian. Pihak Kepolisian belum bisa dikonfirmasi terkait kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB tersebut. Pasalnya, selain masih dilakukan pemadaman, juga akses jalan di depan pabrik ditutup petugas.

Hingga satu jam lebih, karena angin kencang membuat api yang membakar pabrik PT Aplha Akasia Jaya (PT AAJ) di Dusun Tangunan, Desa Kebon Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, belum berhasil dipadamkan.

Alhasil, lokasi kebakaran menjadi tontonan warga sekitar. Padahal, jalur menuju Pacet dan ke Mojokerto tersebut ditutup Kepolisian. Namun, karena lokasi pabrik pembuatan tempat telur yang berdiri dekat lokasi pemukiman warga, membuat warga antusias melihat lokasi kebakaran. Sementara itu, petugas PMK hingga kini masih terus melakukan pembasahan di lokasi kejadian. Diduga api berasal dari percikan las yang ada di tempat parkir mobil. Pasalnya, ada aktifitas pengelasan di lokasi sebelum kebakaran terjadi.  Hingga kini, empat unit mobil PMK masih melakukan pembasahan di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait terbakarnya pabrik pembuatan tempat telur di Dusun Tangunan, Desa Sumber Agung, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Hingga kini, pihak Polsek Puri masih melakukan penyelidikan terkait terbakarnya pabrik PT Aplha Akasia Jaya (PT AAJ) di Dusun Tagunan, Desa Kebon Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (14/12/2011) tadi pagi.

Dari hasil keterangan saksi di lokasi kejadian sementara, api muncul pertama kali di tempat parkir mobil yang ada di dalam pabrik pembuatan tempat telur sekitar pukul 09.30 WIB. Empat unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Kapolsek Puri, AKP I Komang Wirta mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Upaya pemadaman masih dilakukan oleh petugas PMK, kita juga juga masih melakukan penyelidikan terkait hal ini,” ungkapnya tadi siang. Menurutnya, selain pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran apakah memang berasal dari percikan las yang ada di tempat parkir mobil, juga terkait jumlah kerugian yang diderita akibat kebakaran tersebut.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here