wordpress

0
183

Mojokerto РBanyaknya kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) memantik reasi sejumlah aktifis mahasiswa di Mojokerto. Persatuan Pergerakan Mahasiswa Mojokerto (PPMM) mendesak pemerintah untuk segera mengusut tuntas pelanggaran HAM yang terjadi di beberapa daerah.
Massa yang tergabung dari para mahasiswa se-Mojokerto ini menggelar aksinya di depan kantor Bupati Mojokerto, Mustafa Kamal Pasa. Puluhan aktifis melakukan orasinya hingga memakan separuh Jalan A Yani, Kota Mojokerto yang telah dijaga petugas dari Polres Mojokerto Kota.

Puas melakukan orasinya di depan kantor orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto tersebut, massa kemudian melanjutkan aksinya ke depan Mapolres Mojokerto Kota di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto. Mereka menyerukan tuntutannya untuk mengusut tuntas pelanggaran HAM yang terjadi akhir-akhir ini.

Koordinasi aksi, Aliph Wahdhana mengatakan, belum tuntas kasus pembantaian di Mesuji, Lampung, Sumatra Selatan, TNI dan Polri kembali melakukan tindakan kekerasam dan pembantaian kepada rakyat pada 24 Desemebr 2011 lalu.

“Mereka menembaki rakyat yang tergabung dalam FRAT saat melakukan aksi dalami selama lima hari di Pelabuhan Sape, Bima, NTB. Aksi warga yang menolak tambang emas PT Sumber Mineral Nusantara menewaskan tiga korban jiwa dan sembilan lainnya kritis,” ungkapnya, tadi siang.

Banyaknya pelanggaran HAM yang terjadi, membuat PPMM menuntut pengusutan kekerasan negara yang terjadi di Lampung, Freeport, Mesuji, Bima, penegakkan supremasi hukum, turunkan SBY-Budiono, nasionalisasi aset asing, hentikan kekerasan atas nama sara.

Pencabutan Undang-undang industri nasional dan asing, pencabutan Undang-undang intelejen, pencabutan protap serta pemecatan Kapolri. Menurutnya, persatuan perherakan harus terus dikobarkan selama penindasan dan penghisapan masih tercipta.

“Karena dengan persatuan gerakan rakyatlah, maka kita akan bisa mewujudkan cita-cita yang mulia yaitu dunia tanpa penghisapan dan penindasan di bawa kepemimpinan rakyat tertindas,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here