wordpress

0
320

Mojokerto – Seorang guru, Sarwo Edi Wibowo (46) warga Dusun Selorejo, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto dilaporkan ke pihak yang berwenang. Pasalnya, ia dituduh telah melakukan penipuan dengan mengatakan bisa menjadikan korbannya sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS).
Bermula saat, Zainul Arifin (33) warga Dusun Wonokerto, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo bertemu dengan pelaku didesa setempat. Dari percakapan keduanya, koban kemudian ditawari untuk menjadi PNS tukang kebun di Sekolah Dasar (SD) pada periode tahun 2009.

Namun, korban harus menyerahkan uang senilai Rp20 juta sebagai syarat mendaftar sebagai PNS tukang kebun. Bahkan, pelaku menjamin jika korban tidak berhasil uang tersebut bisa diambil kembali. Pelaku juga bersedia dituntut secara hukum jika korban merasa ditipu oleh pelaku.

Meski, korban sempat tak mau mengubris permintaan pelaku namun karena pelaku mendatangi rumah korban pada Kamis (28/05/2009) silam. Korban kemudian percaya dengan bujuk rayu pelaku dan menyerahkan uang sabagai tanda jadi sebesar Rp5 juta dan pelaku memberikan kwitansi sebagai tanda terima.

Selang beberapa hari kemudian, pelaku kembali mendatangi rumah korban dan kembali meminta uang tambahan sebesar Rp5 juta. Pelaku mengatakan, uang sisa sebesar Rp10 juta diminta setelah Surat Keputusan (SK) turun. Namun sekitar bulan Agustus di tahun yang sama, pelaku kembali meminta uang sisa sebesar Rp10 juta.

Pelaku mengatakan, jika SK nya akan turun minggu berikutnya. Uang sisa sebesar Rp10 juta tersebut diminta diserahkan ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang kemudian diserahkan oleh korban kepada pelaku di ruang lobby.

Namun hingga kini, korban belum juga menerima SK pengangkatan sebagai PNS tukang kebun. Uang yang dijanjikan kembali jika korban tidak berhasil menjadi PNS juga tak kunjung kembali. Merasa ditipu, korbanpun melaporkan kasus penipuan tersebut ke pihak yang berwenang.

Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati membenarkan laporan korban. “Kita akan lakukan pemanggilan terhadap pelaku untuk diminta keterangan, barang bukti berupa kwitansi, surat pernyataan serta bukti rekaman suara pelaku di handphone sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya, Jum’at (13/01/2011) tadi malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here