komisi iii segera sidak perusahaan nakal

0
116

Mojokerto  – Dalam waktu dekat, Komisi III Bidang Kesra DPRD Kota Mojokerto segera turun ke perusahan yang ada di Kota Mojokerto. Ini menyusul adanya laporan perusahan yang tidak memberikan Upah Minimum Kota (UMK) sesuai dengan ketentuan yang ada.
Sekretaris Komisi III, Bambang Sudarno mengatakan, agenda sidak tersebut terkait penetapan UMK 2012 dan jamsostek. “Ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan perusahaan terhadap pemberlakuan aturan normatif ketenagakerjaan,” ungkapnya, Senin (30/01/2012) tadi malam.

Tak hanya untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan UMK, Komisi III juga akan mensidak pelaksanaan jamsostek di semua perusahaan. Meskipun pengawasan pelaksaan UMK maupun jamsostek dibawah kendali Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) namun, pihaknya tetap berkepentingan terhadap pererapan hak-hak karyawan tersebut.

“Karena banyak laporan yang kita terima mengindikasikan masih ada perusahaan nakal yang mengabaikan ketentuan UMK, jamsostek maupun hak-hak karyawan lainnya. Jika nantinya kita temukan, maka Disnakertrans saya minta menindak tegas karena jika ditolerir akan menjadi presenden buruk bagi hubungan industrial,” katanya.

Seperti diketahui, UMK Kota Mojokerto tahun 2012 sebesar Rp845 ribu per bulan. Ketentuan pembayaran tersebut untuk karyawan perusahaan dengan masa kerja nol hingga dua belas bulan. Masih kata Sugeng, peserta jamsostek untuk karyawan di Kota Mojokerto jauh dari maksimal karena masih banyak perusahaan yang mengabaikan kepesertaan jamsostek bagi karyawannya.

“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, untuk perusahaan yang bandel patut dilakukan pengawasan ketat maupun saksi sesuai aturannya. Saksi bisa mulai dari administrasi hingga sanksi pidana seperti yang tercantum dalam UU nomor 13 tahun 2003. Namun jika perusahan bisa menerapkan aturan tersebut maka patut diberikan apresiasi atau reward,” jelasnya. [tin/kun]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here