warga saling dorong pesta durian ricuh

0
131

Jombang – Kendurian durian atau pesta durian di Desa/Kecamatan Wonosalam, Jombang berlangsung ricuh, Sabtu (4/2/2012). Ribuan warga yang memadati lapangan Wonosalam terlibat saling kejar dan saling rebut untuk mendapat buah berduri tersebut. Aksi saling kejar itu dipicu oleh kekecewaan warga karena terlalu lama menunggu kehadiran Bupati Jombang Suyanto untuk membuka acara.

Sebelum pesta durian dimulai, warga sejak pagi sudah menyemut di lapangan Wonosalam. Sebuah gunungan raksasa terbuat dari buah durian sudah berdiri di tengah lapangan. Sedangkan di panggung tidak jauh dari gunungan, penyanyi dangdut sibuk menghibur ribuan pengunjung tersebut.

Situasi semakin gaduh ketika lapangan yang sudah becek dan berlumpur itu diguyur hujan. Ribuan pengunjung itu sudah tidak sabar untuk menikmati buah berkolesterol tinggi tersebut. Sayangnya, acara baru dimulai ketika Bupati Jombang Suyanto datang untuk membuka kenduri itu. Namun karena hingga sore, bupati belum datang akhirnya panitia membawa buah durian itu ke lapangan.

Ribuan warga terlibat saling kejar dan berebut masuk ke dalam lapangan, ketika sejumlah panitia membawa ratusan karung berisi buah durian. Selain menjarah buah tersebut, warga juga terlibat saling berdesakan dengan warga lain. Bahkan, beberapa panitia, sempat melemparkan buah tersebut ke arah warga akibat takut dikeroyok.

Usai menjarah ribuan buah durian yang dibawa panitia, warga kemudian menyerbu gunungan buah durian yang diletakkan di tengah lapangan. Gunungan buah durian yang rencananya dibagikan usai pembukaan ini langsung diserbu dan dijarah. “Kalau menunggu bupati ya terlalu lama. Lebih baik kita rebutan sekarang,” kata Joko, salah satu pengunjung.

Beberapa panitia dan polisi yang berada dilokasi harus rela naik ke atas gunungan untuk mengamankan acara pesta tersebut. Meski begitu, saat kericuhan ini terjadi, tidak ada warga yang mengalami luka serius. Sejumlah warga mengaku, terpaksa berebut durian karena harga buah itu relatif mahal. “Lumayan dapat gratisan. Kalau beli bisa Rp 100 ribu,” ujar Khusnul, seorang warga sembari menunjukkan buah durian yang ia dapatkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here