coklat pink paling-laris

1
350

Mojokerto – Berawal dari hoby dan kegemarannya putri untuk menikmati coklat, ibu rumah tangga warga Jalan Argopuro 2/11 Perum Wates, Kota Mojokerto ini memulai bisnis coklat. Saat momen perayaan hari valentine (kasih sayang, red) seperti sekarang ini, omzetnya meningkat lebih dari 50 persen.
”Saya memulai bisnis ini berawal dari coba-coba sekitar setahun lalu, pemasarannya juga dilakukan anak-anak saya sendiri dengan membawanya ke sekolahnya masing-masing. Hasilnya, cukup banyak yang suka dan berlanjut hingga sekarang,” ungkap Zahrah (40), Senin (13/02/2012) tadi pagi.

Setiap harinya, ibu dari Febrina (17) dan Nida (7) ini dibantu tiga karyawan, namun momen perayaan Hari Valentine iapun harus menambah dua karyawan lagi. Pasalnya, menjelang satu bulan perayaan hari kasih sayang yang diperingati setiap tanggal 14 Februari ini, ia mulai kebanjiran pesanan.

”Saya sendiri yang memasarkan produk coklat saya ini, ke sejumlah toko kue di Mojokerto. Untuk luar kota, masih di dua kota, Solo dan Madura saja. Tiap harinya, saya bisa memproduksi 500 coklat tapi perayaan valentine seperti saat ini bisa sampai 1.700 coklat per harinya,” katanya.

Produk coklat ciptaannya juga mengikuti momen dan trend yang ada, untuk perayaan hari kasih sayang seperti saat ini, ia banyak membuat coklat dengan warna pink dan berbentuk hati (love, red). Berbeda saat perayaan natal, coklat dengan bentuk pohon cemara ia ciptakan.

”Bentuknya menyesuaikan, kita juga menerima pesanan bentuk. Coklat ini saya jual mulai dari per biji hingga paket. Untuk per biji saya jual Rp 400, paket kecil isi 4 buah coklat seharga Rp 1.700, paket mika harga Rp 12.500 dan paket toples bulat isi 25 buah seharga Rp 16.500,” jelasnya.

Dalam kemasan tersebut, terdapat berbagai bentuk coklat seperti, bentuk hati, jajaran genjang, bunga, boneka, bulan dan bintang. Sementara untuk warna, ada pink, kuning, putih, biru dan hijau. Ia bahkan mengaku, tak mempunyai kesuliatan dalam pembuatan coklat produknya tersebut.

”Karena memang proses dari coklat blog dicairkan, dituang dalam cetakan, didinginkan dan dibungkus. Hanya kalau saat hari Raya Idul Fitri, saya kesulitan mencari coklat dan harus ke Surabaya. Coklat buatan saya bisa tahan hingga 6 bulan tergantung dimana kita menyimpan,” ujarnya.

Menurutnya, percobaan sebelum telah ia lakukan dengan menguji tempat penyimpanan coklat yang bisa bertahan lama. Meski disimpan dalam tempat yang ada sinar matahari, lanjut Zahrah coklat tidak akan meleleh dengan syarat tidak dimasuk keluar dari lemari pendingin (kulkas, red).

”Kedepannya, saya ingin menciptakan coklat dengan berbentuk abjad yang bisa dirangkat menjadi nama, karena banyaknya permintaan saat pelanggan memesan untuk kue ulang tahun tapi saya masih kesulitan mencari cetakannya,” tambahnya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here