kota mojokerto waspada flu burung

0
139

Mojokerto  – Wabah flu burung yang terjadi di Desa Datiwanong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan membuat Pemkot Mojokerto waspada. Dalam waktu dekat Dinas Pertanian (Disperta) Kota Mojokerto akan melakukan penyemprotan disinfektan.

Kabid Peternakan, Disperta Kota Mojokerto, Sunarto mengatakan, penyemprotan disinfektan akan dilakukan di sejumlah pasar unggas yang ada di Kota Mojokerto. “Di sini belum ditemukan kasus flu burung,” ungkapnya, Senin (13/02/2012) tadi malam.

Meski belum ditemukan, pihaknya tetap mewaspadai perkembangan kasus flu burung yang telah ditemukan di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Menurutnya wabah flu burung

merupakan kasus yang patut diwaspadai. “Karena peredaran unggas dari luar daerah juga masuk ke pasar burung di Kota Mojokerto sehingga untuk mengantisipasi peredaran wabah flu burung kita akan melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar burung. Kita agendakan dalam minggu ini,” katanya.

Ditambahkannya, selain mewaspadai peredaran unggas dari luar daerah, Disperta juga menghimbau agar warga kota harus tetap waspada terhadap unggas periaraannya. Data Disperta menyebutkan, tahun 2009 dan 2010 lalu di enam kelurahan di Kota Mojokerto mempunyai riwayat terserang virus H5NI. “Puluhan unggas milik warga tiba-tiba mati mendadak, ini terjadi di enam kelurahan Pulorejo, Kedundung, Wates, Meri dan Gedongan. Meski belum ada laporan penemuan virus ini, namun kita tetap harus waspada melihat riwayat sebelumnya,” himbaunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here