Gagal Rujuk, Duda Gantung Diri

0
168

Mojokerto  – Sucipto (33) warga Dusun Dlimo Desa Banjartanggul Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas gantung diri. Diduga duda yang berprofesi sebagai tukang las dodok ini nekat mengakhiri hidupnya karena niat rujuk dengan mantan istrinya tak direstui orang tua.

Korban pertama kali ditemukan oleh bapak korban sendiri, Rodhi (60). Saat pulang dari sawah, ia melihat anaknya sudah tak bernyawa tergantung oleh seutas tali tampar yang diikat di belandar kamar milik korban. Diduga korban memanjat lemari sebelum akhirnya mengikat lehernya.

Kapolsek Pungging, AKP Siswoyo mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, perbuatan korban diduga disebabkan karena rencana rujuk dengan mantan istrinya warga Kecamatan Ngoro tak mendapat restu dari orang tuanya. Bahkan, korban sempat mengalami gangguan jiwa.

“Dua minggu sebelum kejadian, korban baru keluar dari Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya. Orang tua korban menolak niat korban untuk rujuk, ada yang saksi yang mendengar jika orang tuannya mengatakan, seperti tidak ada wanita lain sehingga mau rujuk,” ungkapnya, Sabtu (03/03/2012) malam.

Menurut keterangan saksi, karena mengalami gangguan jiwa, korban bahkan pernah disekap orang tuannya di dalam kamar dengan cara pintu kamar dikunci dari luar. Karena dipastikan murni gantung diri dan permintaan keluarga, jenazah korban setelah dievakuasi tak dilakukan visum.

“Dari lokasi kejadian dan jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban meninggal murni karena bunuh diri. Pihak keluarga menolak dilakukan visum sehingga jenazah korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga tanpa dilakukan visum terlebih dahulu,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here