Bocah Ini Kepalanya Tiba-tiba Membesar

0
131

Mojokerto ¬†–¬†Lionel Bima bocah lima tahun ini tergolek tak berdaya di ruang anak RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Senin (10/03/2012). Bocah warga Jalan Joko Tole no 51, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini divonis dokter menderita Hydrancephaly (gangguan tumbuh kembang otak, red).

Orang tua Lionel, Sokib (35) menuturkan, tidak ada yang berbeda saat anaknya lahir hingga usia empat bulan. ”Setelah usia empat bulan, ada yang aneh dengan kepalanya. Kepala tiba-tiba membesar hingga saat ini sebesar ini,” ungkapnya, tadi malam.

Ia berharap, dokter di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto melakukan pertolongan kepada anaknya tersebut. Pasalnya, perkembangan kepala pasien Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tersebut terus membesar dibanding bocah seusiannya.

Sementara itu, dokter bedah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Nurkholis mengatakan, saat ini pihaknya tenggah melakukan penangganan khusus terhadap pasien. ”Pasien ini mengalami pembesaran kepala sejak usia empat bulan, setelah dilakukan pemeriksaan dan CT scan diketahui jika mengalami Hydrancephaly,” ujarnya.

Menurutnya, penyakit Hydrancephaly berbeda dengan Hydrocephalus. Hydrancephaly adalah suatu kondisi dimana hemisfer otak tidak ada dan diganti dengan kantong Serebrospinal (CCS), sedangkan Hydrocephalus merupakan penumpukan cairan CSS secara aktif yang menyebabkan dilatasi sistem ventrikel otak dimana terjadi akumulasi CSS yang berlebihan pada satu atau lebih ventrikel atau ruang subarachnoid.

Pada kasus Hydrancephaly tidak ada tindakan bedah hanya dilakukan konservatif, penyakit ini terjadi karena kelainan dari pembulu darah yang fungsinya untuk membentuk otak. Namun karena perkembangan otak tidak normal karena tertutup cairan sehingga otak tak terbentuk dengan sempurna.

”Kelainan ini terjadi dari sejak dalam kandungan, tidak ada tindakan bedah dalam kasus semacam ini tapi ditanggani keadaan umumnya dengan memberikan obat untuk kekebalan tubuh pasien. Jika dibiarkan maka akan mengalami gangguan tumbuh kembang, tumbuh kembang pasien dengan kasus seperti ini terbatas,” jelasnya.

Masih kata dr Nurkholis, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang menemui atau mengetahui ada bayi yang baru lahir curiga kepala yang membesar atau tanda-tanda tekanan otak meningkat agar segera dibawa ke rumah sakit terdekat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here