Anggota DPRD Mojokerto Terancam Cekal

0
95

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengancam akan mencekal E Suminto Adi, satu di antara tiga tersangka kasus dugaan korupsi penyelewengan dana Kas Daerah (kasda) Pemkab Mojokerto. Pencekalan dilakukan apabila mangkir lagi dari panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.
Penyidik akan memanggil Sumanto untuk kali ketiga pada Kamis (22/3/2012) mendatang. Jika panggilan ketiga nanti tetap tidak diindahkan oleh Sumanto maka penyidik akan melakukan upaya paksa.

Hal tersebut ditegaskan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Sodung Situmorang. Menurutnya, sikap tegas tersebut akan dilakukan jika panggilan secara patut untuk kali ketiga tidak juga dipenuhi Sumanto.

“Kita akan lakukan upaya paksa jika panggilan ketiga tidak dipenuhi,” ujar Sodung, Selasa (20/3/2012).

Terkait kemungkinan larinya tersangka karena menolak pertanggungjawaban secara hukum dalam kasus ini, Sodung menyatakan pihaknya akan melakukan upaya pencekalan. “Rencananya akan kita lakukan itu (pencekalan-red),” ujarnya singkat.

Perlu diketahui, bersama Achmady dan Suwandi (keduanya mantan Bupati Mojokerto), Suminto turut ditetapkan tersangka dugaan korupsi penyelewengan Kasda sebesar Rp. 40 miliar. Dia diduga membantu pencairan dana non-prosedural Kasda Rp. 35 miliar oleh Achmady. Saat itu, Suminto menjabat Kasi Pelayanan Nasabah Bank Jatim setempat. Perannya membuatkan koran rekening palsu untuk mengelabui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here