Bawa Sajam, 9 ABG Diamankan di Karnaval SCTV

0
133

Sebanyak sembilan ABG (anak baru gede) yang kedapatan membawa sajam saat akan memasuki pintu gerbang konser musik karnaval SCTV di area parkir timur Gelora Delta Sidoarjo, diamankan Satreskrim Polres Sidoarjo.
Mereka (kebanyakan pelajar) asal luar Sidoarjo yang diamankan, yakni Ainur (22), asal Desa Randu Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Toni (16), asal Desa Karangrejo Kecamatan Gempol, Pasuruan. Sodiq (14), asal Desa Bukir Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan.

Agus (14), asal Desa Kucing Legi Kecamatan Beji, Pasuruan. Amri (14), asal Desa Japanan Kecamatan Gempol, Pasuruan. Hengki (17), asal Desa Tunggalpager Kecamatan Pungging, Mojokerto. Darwin (17), asal Desa Rejosari Kecamatan Kraton, Pasuruan dan Disik (14), asal Dusun Triwung Kidul Desa Triwung, Probolinggo serta Zainudin (16), asal Desa Lojok Kecamatan Bugul Kidul, Pasuruan.

Para orang tua mereka juga dipanggil oleh Satreskrim untuk diberi pengarahan dan diminta melakukan pembinaan secara penuh kepada anak mereka agar tidak sampai melakukan kejahatan.

“Orang tua masing-masing saya panggil, untuk diberi pengarahaan. Masalahnya, para tersangka yang bawa sajam itu masih dibawa umur. Senjata yang dibawa dengan alasan untuk jaga diri itu, pisau, roti kalung, garpu ditajam, sejenis keris dan lain sebagainya,” ucap Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Sidoarjo Iptu Maryoko  Minggu (25/3/2012).

Sementara itu, selain diamankan sembilan ABG yang kedapatan membawa sajam, Satreskrim juga mendapat laporan adanya korban penusukan usai melihat konser gawe besar SCTV di Sidoarjo selama tiga hari itu.

Korban luka tusuk dileher oleh orang tak dikenal itu, Abdul Amin (18), pelajar SMA Maarif. Kejadiannya, di Musholla GOR Sidoarjo. Kini korban dirawat di RSUD Sidoarjo, atas rujukan RS Delta Surya dengan luka robek di leher kanan atas.

Kapolsekta Sidoarjo Kompol Drs Mujiono menyatakan ada yang diduga pelaku, tapi tidak mengakui perbuatannya. “Yang diamankan, hanya ngaku terlibat pelemparan batu saja ke arah penonton,” terang dia.

Amin dalam pengakuannya, saat itu tidur di Musholla GOR, karena lelah usai nonton Konser Musik SCTV. Saat tidur itulah, HP nya dalam saku celananya ada yang merogonya. Karena merasa ada yang menggerayangi, korban bangun dan memergoki pelaku. Namun pelaku tak mengakuinya hingga terjadi cekcok dan korban ditusuk dengan sajam.

Ada 3 pelaku yang dicurigai dan kini masih dimintai keterangan. Masing-masing, Syaifudin (16), asal Desa Babar Randu Pitu Gempol, Pasuruan dan Heru, (25), asal Desa  Lemah Putro Kecamatan Kota Sidoarjo serta, Ferry (18), asal Desa  Karangtanjung Kecamatan Candi, Sidoarjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here