Ikut Aksi, Tiga Pemain Bantengan Moncong Putih Kesurupan

0
87

Mojokerto  – Seni khas Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Bantengan turut dalam aksi damai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di depan gedung DPRD Kabupaten Mojokerto. Tiga pemain batengan moncong putih kesurupan.
Akibatnya, meski aksi damai penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berakhir, pawang masih berusaha menyadarkan salah satu pemain yang kesurupan. Bermula hanya satu orang pemain, Winardi. Di jalanan ia dirasuki batengan dan harus ditangani beberapa orang untuk menyadarkannya.

Cukup lama, Winardi sadar dari kesurupan. Bahkan saat sudah sadar, iapun mengaku kedua kakinya belum bisa melangkah sehingga harus dibantu pawang untuk mengeluarkan roh yang ada didalam kaki Winardi. “Kaki saya tidak bisa digerakan, cepat. Ini sakit sekali,” ujarnya.

Kelar Winardi, pawang yang sebelumnya menolong Winardi, Kholikpun langsung tersungkur di jalan. Winardi yang sebelumnya ditolong Kholikpun ikut membantu menyadarkan Kholik. Saat Kholik sadar, rombongan bermaksud akan meninggalkan lokasi aksi namun didalam mobil box, pemain lainnya, Beni tak sadarkan diri.

Pemilik Bantengan Moncong Putih yang juga Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Pacet, Sulasmi mengatakan jika ketiga pemain tersebut kesurupan. “Banyak yang masuk sehingga membutuhkan waktu untuk menyadarkan mereka, memang biasanya seperti itu. Dari lima pemain kita, yang keserupan bergantian,” jelasnya.

Meski Beni, pemain ketiga juga tak sadarkan diri didalam mobil box namun rombongan memutuskan untuk membawanya kembali ke Pacet. Dengan kondisi tak sadarkan, Beni bersama rombongan kembali ke Pacet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here