Pejabat Pemkot Mojokerto Dilarang ke Luar Kota

0
125

Mojokerto  – Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), seluruh pejabat di lingkup Pemkot Mojokerto dilarang keluar kota. Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Mojokerto, Abdul Gani Soehartono.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya surat larangan Gubenur Jawa Timur, Soekarwo. Dalam surat tersebut dikatakan, jika agar seluruh kepala daerah tidak melakukan perjalanan dinas ke luar kota selama 10 hari. Yakni, mulai H-3 hingga H+7 pengumuman kenaikan harga BBM pada 1 April mendatang.

”Larangan ke luar daerah tersebut memang ditujuhkan untuk kepada daerah, namun untuk Pemkot Mojokerto sendiri memberlakukan hal sama kepada seluruh kepala unit kerja yang ada,” ungkapnya, Rabu (28/03/2012) tadi pagi.

Hal tersebut untuk mengendalikan keadaan seperti meminimalisasi gejolak sosial dari aksi unjuk rasa masyarakat maupun organisasi terkait kenaikan harga BBM. Sehingga pihaknya meminta agar sluruh kepala unit kerja untuk melakukan hal yang sama.

”Memang tidak ada kewajiban bagi kepala unit kerja untuk tidak ke luar kota atau ke luar propinsi, namun sebaiknya larangan ini juga bisa diikuti seluruh kepala unit kerja yang ada di lingkungan Pemkot Mojokerto,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here