Kinerja Manajemen PDAM Maja Tirta Kota Mojokerto Rendah

0
268

Mojokerto  – Pelayanan terhadap masyarakat dan tingkat kesejahteraan karyawannya yang sangat rendah membuat Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Maja Tirta Kota Mojokerto mulai disorot kalangan DPRD. Dewan mendesak agar Pemkot Mojokerto segera melakukan penyegaran manajemen dan mengkalkulasi suntikan dana dari APBD tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Sholuhuddin mengatakan, diharapkan perusahaan yang dinilai Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) mampu meningkatkan performanya. “Karena kondisinya tiap tahun bukan baik tapi sebaliknya,” ungkapnya, Kamis (05/04/2012).

Menurutnya harus ada langkah kongkrit agar aset daerah tersebut menjadi sehat. Menurutnya, jika perusahaan penyedia air bersih tersebut tidak dinilai asal hidup dan tidak diamputasi dari daftar aset Pemkot Mojokerto maka harus segera berbenah. Kapasitas yang terpasang untuk 15.000 pelanggan tapi hanya menjaring tak lebih dari 5.000 pelanggan. “Meski disuntik anggaran sebesar Rp150 juta dari APBD namun selalu impas tak pernah untung sekalipun. Banyak keluhan para pelanggan terkait pelayanan yang kita terima namun manajemen tetap tak bergerak. Alasannya anggaran minim, hutang, piutang pelanggan,” katanya.

Masih kata Shalihuddin, bisa saja biaya operasional ditambah kalau perlu dua kali jumlah sebelumnya. Namun Pemkot tidak boleh diam karena PDAM yang mengemban amanat UU dalam penyediaan air bersih masih jauh dari harapan. Pihaknya berharap pemkot benar-benar fokus pada pelayanam air bersih tersebut.

“Harus ada komunikasi yang interns dan terus menerus antara manajemen PDAM, eksekutif dan legislatif, dengan adanya komunikasi tersebut akan diketahui akar dari permasalahan selama ini. Sehingga komunikasi dengan ketiganya dalam hal ini sangat penting karena kami tak pernah melihat program peningkatan pelayanan,” himbaunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here