Pemkot Mojokerto Deadline Relokasi PKL JS 30 April

0
260

Mojokerto – Pemkot Mojokerto memberikan waktu hingga 30 April untuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Joko Sambang (JS) ke tempat yang baru di kawasan Benteng Pancasila, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Jika tidak, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto akan bertindak tegas dengan menertibkan lapak mereka.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Samsul Hadi mengatakan, sebanyak 125 PKL JS yang sebelumnya menempati di Jalan Letjen Suprapto diminta untuk pindah hingga tanggal 30 April. “Jika tetep membandel, kita akan menertibkan mereka,” ungkapnya, Senin (16/04/2012) tadi malam.

Masih kata Samsul, pihaknya dan tim terkait akan memulai memasang tenda-tenda di tempat yang baru. Dipastikan tanggal 25 April, semua fasilitas yang ada di tempat baru selesai. Setelah fasilitas siap, para PKL JS kembali diundang untuk sosialisasi terkait kepindahan mereka.

“Setelah tanggal 30 April, kawasan JS sudah harus steril dari PKL. Ini sesuai Perda nomor 3 tahun 2005 kawasan yang bisa digunakan untuk berjualan harus seizin Walikota. Untuk itu, Satpol PP siap menegakan perda tersebut karena relokasi PKL ini juga sudah dibentuk tim yang anggotanya dari instansi terkait,” ujarnya.

Samsul menjelaskan, jika Selasa (17/04/2012) besok akan dilakukan pertemuan antara tim dan PKL JS untuk mensosialisasikan deadline relokasi dan undian nomor lapak tempat yang baru. Rencananya selain 125 PKL JS yang akan direlokasi, ada 11 lapak yang disediakan untuk warga sekitar sesuai dengan kesepakatan awal dibangunnya kawasan PKL di Benteng Pancasila tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here