Relokasi PKL Tetap Sesuai Jadwal

0
282

Mojokerto  – Walikota Mojokerto, Abdul Gani Soehartono menegaskan jika relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Joko Sambang (JS) tetap direalisasikan sesuai dengan jadwal. Namun untuk biaya tenda sebesar Rp1,5 juta per PKL akan ditiadakan.

Hal tersebut disampaikan Walikota dalam rapat koordinasi dengan tim relokasi PKL JS dan Alun-alun di ruang Nusantara Pemkot Mojokerto. “Relokasi tetap sesuai jadwal yakni bulan April ini untuk PKL JS, untuk PKL Alun-alun paling lambat bulan Agustus,” ungkapnya, Rabu (18/04/2012).

Namun masih kata Walikota, biaya untuk penggantian tenda sebesar Rp1,5 juta per PKL yang sebelumnya bisa dicicil hingga lima kali ditiadakan dengan catatan para PKL harus memenuhi kewajiban, seperti pembayaran retribusi. Walikota menampik, pihaknya menganak emaskan PKL Alun-alun. “Pemkot Mojokerto dalam urusan PKL tidak membinasakan tapi kita ingin membina para PKL agar bisa tertata dengan baik, tertib sesuai harapan sehingga dilakukan relokasi dengan tujuan menata mereka agar menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh beritajatim.com, rapat tersebut digelar karena tidak ada titik temu dalam sosialisasi rencana relokasi PKL JS yang digelar di kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto, Selasa (17/04/2012) kemarin.

PKL JS menolak direlokasi jika tidak bersama-sama relokasi PKL Alun-alun. PKL JS juga menolak biaya ganti tenda sebesar Rp1,5 juta per PKL karena tidak ada dalam kesepakatan sebelumnya. Selain dihadiri Walikota Mojokerto dan tim relokasi PKL dari instansi terkait, rapat juga dihadiri seluruh Ketua Komisi DPRD Kota Mojokerto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here