Pertamax Untuk Kendaraan Dinas dan Pribadi, Pemkot Mojokerto Tunggu Instruksi

0
237

Mojokerto  – Menyusul munculnya wacana dari pemerintah pusat untuk memberlakukan kebijakan penggunaan bahan bakar jenis pertamax untuk kendaraan dinas per 1 Mei mendatang, Pemkot Mojokerto masih menunggu instruksi lebih lanjut.

Walikota Mojokerto, Abdul Gani Soehartono mengatakan, pihaknya belum mengintruksikan ke masing-masing Satuan Kerja Kepala Dinas (SKPD) terkait penggunaan bahan bakar jenis pertamax. “Pemkot Mojokerto siap untuk melaksanakan jika memang ada aturan dari pemerintah pusat,” ungkapnya, Selasa (24/04/2012) tadi sore.

Masih kata Walikota, pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil tindakan karena dikhawatirkan akan menjadi kebijakan kontroversi di daerah. Namun Walikota menjelaskan, jika kendaraan dinasnya sudah menggunakan bahan bakar jenis pertamax.

“Karena bahan bakar tersebut cukup bagus untuk mesin kendaraan tapi jika kebijakan tersebut memang diberlakukan di daerah maka akan terjadi pembengkakan anggaran daerah. Karena tahun ini, sebanyak 47 kendaraan dinas kita anggarkan menggunakan bahan bakar jenis premium,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Pemkot Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, untuk mengatasi pembengkakan anggaran tersebut, jika sudah diberlakukan maka akan segera dialokasikan perubahan anggaran. “Anggarannya cukup untuk jenis premium jika harus ganti pertamax maka harus menambakan anggaran melalui PAK,” jelasnya.

Dalam wacana tersebut dijelaskan, jika mobil dinas dan pribadi dengan kapasitas mesin 1.500 cc maka harus menggunakan bahan bakar jenis pertamax. Kebijakan tersebut akan diterapkan di Pulau Jawa dan Pulau Bali, kemudian menyusul kota-kota lainnya hingga skala nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here