Kasatpol PP Minta Waktu Satu Bulan

0
281

Mojokerto  – Terkait tuntutan warga Perum Permata Ijen untuk membongkar tembok milik H Musto’amin yang berdiri di depan pintu gerbang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto meminta deadline waktu hingga satu bulan.
“Saya merupakan pejabat baru sehingga saya minta waktu untuk menyelesaikan permasalahan ini, tapi dari beberapa berkas yang kami terima seperti keputusan MK akan kita pelajari,” ungkap, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Bambang Djoni Julianto, Senin (14/05/2012) tadi siang.

Masih kata Djoni, rencananya pihaknya mewakili Pemkot Mojokerto akan melakukan pertemuan dengan pihak BPN, pemilik bangunan, H Musto’amin serta pengembang perumahan, PT Gota Mulya. Dengan pemasangan patok oleh BPN tersebut, masih kata Djoni akan ditanyakan tentang kekuatan hukumn yang. “Tidak mungkin BPN memasang patok tanpa ada kekuatan hukumnya, dalam pertemuan nantinya akan kita pertanyakan. Kita akan memediasi masalah ini, kalau memang bangunan itu melanggat IMB maka akan dibongkar. Tadi saya diminta untuk membuat surat pernyataan, saya minta waktu satu bulan,” jelasnya.

Sebelumnya, ratusan warga Perum Griya Permata Ijen RT 01 S/d 11 RW 04, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto memblokir Jalan Raya Ijen. Mereka meminta pagar di depan perum dibongkar karena telah banyak menjadi penyebab kecelakaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here