Belum Ada Tersangka Kasus Dana PUAP Kabupaten Mojokerto

0
47

Mojokerto  – Hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto belum menetapkan nama tersangka dalam kasus dana Pemberdayaan Usaha Alat-alat Pertanian (PUAP) senilai Rp 100 juta di Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.
Kepala Kejari Mojokerto, Suharto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Belum ada penetapan tersangka karena masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya, usai menemui para petani Sambilawang di Aula Kejari Mojokerto, Selasa (22/05/2012) tadi siang.

Masih kata Suharto, dana PUAP tersebut dikucurkan ke para petani melalui Gapoktan pada tahun 2010 lalu. Namun, uang tersebut tidak diterima para petani Sambilawang tapi digunakan oleh rekanan Gapoktan dan tahun 2012, uang dikembalikan oleh rekanan Gapoktan.

“Kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, kita sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi dan sekarang dalam proses pemikiran untuk diajukan ke tahap yang lebih tinggi sehingga belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan petani dari Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto wadul Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto, Selasa (22/05/2012). Mereka menuntut kejelasan dana Pemberdayaan Usaha Alat-alat Pertanian (PUAP) yang ada di Desa Sambilawang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here