Tuntut Dana PUAP, Petani Sambilawang Wadul Kejari

0
123

Mojokerto  – Puluhan petani dari Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto wadul Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto, Selasa (22/05/2012). Mereka menuntut kejelasan dana Pemberdayaan Usaha Alat-alat Pertanian (PUAP) yang ada di Desa Sambilawang.
Perwakilan warga, Rochim mengatakan, jika dana PUAP sebesar Rp100 juta yang sedianya untuk para petani namun justru disimpan pinjamkan oleh Kepala Dusun (Kadus) yang ada di Desa Sambilawang. “Para petani merasa dirugikan dengan apa yang telah dilakukan para kadus tersebut,” ungkapnya, tadi siang.

Masih kata Rochim, warga sudah pernah menanyakan ke kadus-kadus yang berangkutan namun jawaban dari para kadus tersebut uang PUAP tersebut disimpan pinjamkan. Padahal para petani mengaku, tidak ada yang menerima atau pun mengetahui tentang keberadaan uang tersebut.

“Uang yang katanya disimpan pijamkan tersebut tanpa sepengetahuan para petani sehingga para petani membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun sampai saat ini kasus tersebut belum ada kejelasannya, untuk itu para petani datang kesini untuk menanyakan ke Kejari,” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here