Edarkan Pil Double L, Buruh PT Tjiwi Kimia Diringkus

0
138

Mojokerto  – Seorang buruh borongan di PT Tjiwi Kimia, Muis (27) diringkus saat bertransaksi dengan petugas. Warga Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ini diringkus bersama temannya di salah satu tempat karaoke yang ada di Kota Mojokerto.

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Kota, AKP Djamin mengatakan, tersangka diamankan saat akan bertransaksi dengan petugas yang menyamar. “Anggota sudah kita siapkan dilokasi karena tersangka meminta uangnya dulu sebelum menyerahkan barangnya,” ungkapnya, Rabu (23/05/2012) tadi siang.

Setelah menerima uang dari petugas yang menyamar sebagai pembeli di area parkir salah satu tempat karaoke yang ada di Jalan Majapahit, kedua tersangka pergi mengambil barang. Sekitar 30 menit, tersangka bersama temannya, Sapril Saputra (27) yang juga tetangganya kembali ke tempat karaoke.

“Saat tersangka utama akan menuju ruang karaoke, tersangka digrebek petugas yang telah menunggunya di lorong. Tersangka sempat membuang barang bukti sebanyak 1 ribu butir pil Double L yang dimasukkan ke dalam tas kresek dengan cara menendang dengan kakinya namun sudah diketahui oleh petugas,” katanya.

Tersangka diamankan dengan barang bukti berupa 1 ribu butir pil Double L, handphone serta uang hasil transaksi dengan petugas sebesar Rp400 ribu. Sementara rekan korban, diamankan di area parkir saat akan melarikan diri dengan menggunakan motor Yamaha Jupiter nopol S 6142 HI milik tersangka.

“Tersangka kedua hanya sekedar membantu tersangka utama namun saat akan diamankan, dia akan melarikan diri menggunakan motor milik tersangka utama. Keduanya kita jerat UU Kesehatan namun pasalnya disesuaikan, tersangka utama sebagai pekerja borongan di PT Tjiwi Kimia sedang tersangka kedua sebagai pencari pasir,” jelasnya.

Tersangka utama dijerat dengan pasal 167 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 KUHP tentang Kesehatan ancaman 15 tahun penjara, sedangkan tersangka kedua dijerat dengan pasal 167 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 Jo 551 e subsider 561 e KUHP tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here