PPDB, Komisi D Ingatkan Sekolah Tak Tarik Sumbangan Berlebihan

0
124

Mojokerto  – Dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Mojokerto, Komisi D DPRD Kabupaten Mojokerto menghimbau agar sekolah tidak menarik sumbangan yang memberatkan wali murid. Komisi D akan melakukan pemantauan dan pengawasan selama PPDB berlangsung.
Wakil Ketua Komisi D Bidang Pendidikan, DPRD Kabupaten Mojokerto, Mahfud Kurniawan mengatakan, dalam proses PPDB tidak boleh ada penarikan sumbangan yang sifatnya memaksa wali murid. “Apalagi sampai dijadikan acuan penerimaan siswa,” ungkapnya, Kamis (24/05/2012) tadi pagi.

Selain melarang penarikan sumbangan dijadikan acuan dalam penerimaan siswa, politisi F-PKS ini juga melarang penerimaam siswa berdasarkan dari pemberian sumbangan wali murid yang paling besar. Komisi D akan melakukan pemantauan selama proses PPDB di Kabupaten Mojokerto berlangsung. “Komisi D akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan dalam proses PPDB. Jika ada temuan bukti pelanggaran, kita akan menindaklanjutinya sesuai dengan aturan dan proses hukum yang berlaku,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here