Perda Perlindungan Perempuan Masih Sebatas Janji

0
254

Mojokerto  – Peraturan Daerah (Perda) inisiatif terhadap jaminan perlindungan perempuan dan anak, sampai kini masih sebatas janji DPRD Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, perda yang digagas para wakil rakyat tersebut masih terganjal anggaran.
Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRD Kabupaten Mojokerto, Mustakim mengatakan, perda tersebut masih belum bisa dibahas karena belum ada anggaran. “Namun sudah direncanakan dalam PAK tahun ini, kemungkinan tahun ini kelar,” ungkapnya, Senin (28/05/2012) tadi pagi.

Menurutnya, saat ini belum bisa dibahas karena anggaranya baru diploting pada PAK atau P-APBD. Politisi dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, rencananya setelah didok P-APBD, pihaknya akan segera memparipurnakan perda tentang Perindungan Perempuan dan Anak (PPA) tersebut.

“Setelah pembahasan P-APBD selesai maka perda tersebut langsung dibahas dan diperkirakan dua bulan selesai. Kita targetkan selesai tahun ini, nantinya perda ini akan mengatur penyelesaian masalah yang berkaitan dengan perempuan dan anak seperti kekerasaan dalam rumah tangga dan kekerasaan terhadap anak,” jelasnya.

Masih jelas Mustakim, kasus kekerasaan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mojokerto saat ini sudah sangat memprihatinkan. Tiap tahun selali ada laporan masuk ke Polres Mojokerto sehingga dengan adanya perda tersebut, nantinya agar penanganan korban kekerasaan dapat diselesaikan secara maksimal.

“Dengan mendirikan rumah khusus perlindungan pendampingan korban kekerasaan. Diharapkan, dari keberadaan regulasi ini nantinya akan memberikan kepastian kepada korban. Kita juga akan memberikan aspek pelayanan dalam hal kesehatan, pendampingan pemeriksaan sampai pasca setelah dia dikembalikan ke masyarakat,” urainya.

Pihaknya menyatakan siap membuat regulasi (peraturan) untuk menjamin perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mojokerto. Pasalnya dalam perda tersebut nantinya akan dibentuk Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak yang berjumlah lima orang dari berbagai elemen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here