Siswa Dilarang Ikut Kejuaraan, Kepsek Dipanggil DPRD

0
115

Mojokerto ¬†–¬†Dalam waktu dekat Komisi D, DPRD Kabupaten Mojokerto akan memanggil seluruh kepala sekolah (kepsek) yang ada di Kabupaten Mojokerto. Ini menyusul larangan para siswa di beberapa kelas yang dilarang mengikuti kejuaraan jelang pelaksanaan Ujian Nasional (Unas).
Wakil Ketua Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat, DPRD Kabupaten Mojokerto, Mahfud Kurniawan mengatakan, pertemuan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. “Tak hanya kepsek namun juga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Selasa (29/05/2012) tadi pagi.

Pemanggilan tersebut dilakukan untuk kepsek baik tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA baik swasta maupun negeri dengan tujuan menyamakan persepsi tentang olahraga. Pasalnya, selama ini siswa yang duduk dibangku kelas 6 SD/MI, kelas 3 SMP/MTs dan kelas 3 SMA/SMK/MA dilarang mengikuti kejuaraan.

“Alasannya karena mereka akan melaksanakan Unas. Hal ini sangat krusial, karena tumbuh kembang atlet berasal dari usia dini. Seorang atlet yang tidak bertanding selama satu tahun maka ia akan kembali ke 0 lagi, ini sangat disayangkan dengan adanya persepsi jika mengikuti kejuaraan akan mengganggu pelaksanaan Unas sehingga nilai jeblok,” katanya.

Masih kata Wakil Ketua Pengcab Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Mojokerto ini, padahal olahraga membuat badan sehat dan jika badan sehat mengerjakan soal Unas juga akan mudah. Seperti di negara Eropa dan China, bakat atletnya sudah dipersiapkan sejak mereka usia dini.

“Jadi tidak ada alasan pelarangan para siswa tersebut untuk mengikuti kejuaraan jelang pelaksanaan Unas. Di Kabupaten Mojokerto, potensi olahraga sangat besar, apalagi dari bela diri dan atletik yang baru saja meraih juara I. Untuk itu, dalam waktu dekat ini kita akan memanggil seluruh kepsek serta KONI untuk menyamakan persepsi ini,” lanjutnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here