Tak Ditemui Rektor, Mahasiswa Ancam Duduki Kampus

0
148

Mojokerto – Hingga pukul 18.00 WIB, aktivisi dari Forum BEM Lintas Fakultas Universitas Islam Majapahit (FBLF UNIM) masih bertahan di depan kampus UNIM, pasalnya pihak rektorat belum menemui mereka. Bahkan mereka mengancam menduduki kampus sampai pihak rektorat menemui mereka.

Sebelumnya, anggota Polres Mojokerto yang menjembatani tuntutan mahasiswa masih menemui pihak rektorat namun tidak berhasil hingga kemudian pihak kampus menemui massa dan meminta perwakilan mahasiswa untuk masuk. Namun permintaan tersebut ditolak mahasiswa.

“Kita tidak mau kalau perwakilan yang diminta masuk karena itu hanya akal-akalan mereka saja, kalau perwakilan masuk nanti yang menemui kita bukan dari rektorat. Kita minta pihak rektorat yang menemui kita disini,” ungkap koordinator aksi, Alip Waedhana, Senin (04/06/2012) tadi malam.

Mereka mengancam akan menduduki kampus hingga ditemui pihak rektorat dan memenuhi tuntutan mereka. Bahkan aksi akan kembali dilanjutkan esok hari jika permintaan mereka belum juga dipenuhi pihak kampus. Akibat aksi ini, tak hanya mahasiswa tidak bisa mengikuti Ujian Tengah Semester (ITS) tapi juga jalur propinsi yang ada didepan kampus macet.

Aksi dipicu lantaran pihak kampus yang mencetus kebijakan tanpa melibatkan mahasiswa. Para aktivis menilai, kebijakan kampus yang menekan untuk membayar separoh uang SPP agar mengikuti UTS dinilai memberatkan mahasiswa. Mereka yang tidak bisa membayar, mahasiswa tidak diizinkan untuk mengikuti UTS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here