Ribuan Siswa SMP Terancam Gagal Masuk SMA Negeri

0
268

Mojokerto  – Minimnya Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Mojokerto menyebabkan ribuan siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terancam masuk SMA Negeri. Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Kota Mojokerto hanya mengakomodir 1.187 siswa.

Jumlah tersebut sudah dibagi dalam dua kategori, untuk tingkat SMA Negeri sebanyak 733 siswa dan tingkat SMK Negeri sebanyak 454 siswa. Sementara jumlah siswa lulusan SMP di Kota Mojokerto sebanyak 2.890 siswa, sehingga dipastikan sebanyak 1.074 siswa terancam gagal masuk SMA/SMK Negeri.

Kabid SMP/SMA/SMK, Dinas P & K Kota Mojokerto Tjatur Santoso mengatakan, kuota siswa dari Kota Mojokerto sebesar 90 persen, sedangkan 10 persen lainya berasal dari luar Kota Mojokerto. “Yang tidak tertampung bisa mendaftar ke sekolah swasta,” ungkapnya, Rabu (06/06/2012).

Di Kota Mojokerto, masih kata Tjatur, ada 10 SMK swasta dan delapan SMA swasta. Kualitas sekolah negeri dan swasta, lanjut Tjatur, tidak jauh berbeda. Sementara untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Dinas P & K Kota Mojokerto mengakomodir sebanyak 1.788 siswa dari jumlah kelulusan sebanyak 2.547 siswa.

“Kuotanya sama dengan SMA/SMK, sebanyak 90 persen siswa dari Kota Mojokerto dan 10 persen dari luar Kota Mojokerto sehingga akan ada 759 siswa yang tidak bisa tercaver. Tidak perlu khawatir jika memang tidak masuk negeri, karena banyak siswa berprestasi justru dari sekolah swasta,” jelasnya.

Sementara itu, jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Mojokerto akan dimulai tanggal 29 Juni hingga 3 Juli mendatang. Biaya pendaftaran masuk SD dan SMP, sama sekali tidak dipungut biaya lantaran sudah tercaver oleh Dana Bantuan Sekolah (BOS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here