2 Guru Tertipu SK Pengangkatan Palsu

0
253

Mojokerto – Dua Guru Tidak Tetap (GTT) asal Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto menjadi korban Surat Keputusan (SK) pengangkatan palsu. Keduanya mengaku mendapatkan surat penggilan diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Mojokerto.

Aksi ini terkuak, setelah keduanya didatangi kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Mojokerto dengan membawa surat penggilan dan berkas-bekas. Kedua GTT ini menanyakan perihat SK pengangkatan tersebut namun pengawai BKKP curiga dengan surat yang dibawa kedua GTT tersebut.

Pasalnya, pada tahun 2012 ini Pemkab Mojokerto tidak melakukan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Baik dari jalur umum maupun dari jalur honorer. Setelah diteliti, ternyata surat yang dibawa kedua GTT tersebut palsu.

Kepala BKPP Pemkab Mojoketo, Musta’in mengatakan, selain surat tersebut palsu, tanda tangan yang ada di surat tersebut juga palsu. ”Dalam surat tersebut, mereka diminta datang ke BKPP untuk melengkapi berkas-berkas,” ungkapnya, Selasa (19/06/2012) tadi malam.

Keduannya, masih kata Musta’in juga diminta untuk mengambil SK pengangkatan di BKPP. Musta’in menjelaskan jika ada yang memberikan janji untuk masuk menjadi PNS, itu berarti penipuan pasalnya Pemkab Mojokerto tidak melakukan rekrutmen CPNS tahun ini dan rata-rata yang tertipu adalah kalangan GTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here