120 Koperasi di Kabupaten Mojokerto Gulung Tikar

0
266

Mojokerto  – Sebanyak 120 koperasi di Kabupaten Mojokerto saat ini gulung tikar. Diduga tutupnya sebanyak 15 persen dari jumlah koperasi yang ada di Kabupaten Mojokerto ini gulung tikar karena manajemen dan prilaku pengurus yang dinilai buruk.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Mojokerto, Bunawi mengatakan, jumlah koperasi di Kabupaten Mojokerto saat ini mencapai 801 koperasi. “Sebanyak 15 persen atau sekitar 120 koperasi saat ini sudah gulung tikar,” ungkapnya, saat hearing dengan Komisi B DPRD Kabupaten Mojokerto, Senin (25/06/2012).

Masih kata Bunawi, saat ini pihaknya sedang melakukan upaya untuk menghidupkan kembali koperasi yang gulung tikar tersebut. Langka tersebut dilakukan untuk mengantisipasi maraknya praktek bank titik (rentenir) yang ada di desa-desa.

“Kita berupaya untuk menfasilitasi agar tidak mati, asal dengan kreteria ada potensi anggota yang masih punya keinginan untuk menghidupkan koperasi kembali. Selain itu, kita juga lebih memaksimalkan peran serta 347 koperasi wanita yang ada di desa-desa,” katanya.

Pasalnya, mayoritas sasaran bank titil sasarannya merupakan ibu-ibu sehingga peran koperasi wanita (kopwan) sangat penting. Apalagi masih lanjut Bunawi, saat ini banyak bantuan dari pemerintah untuk koperasi baik bersifat pinjaman, hibah dan sosial seperti hibah senilai Rp25 juta untuk kopwan dari Pemprov Jawa Timur.

Wakil Ketua Komisi B, DPRD Kabupaten Mojokjerto, Sipon mengatakan, maraknya pratek bank titil di desa-desa harus segera disekapi secara serius oleh pemerintah. “Termasuk bank titil yang berkedok koperasi sehingga masyarakat tak antipati terhadap koperasi,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here