Anggaran Jamkesmas Habis, Dewan Desak Pemkot Mojokerto Ambil Langkah

0
204

Mojokerto  – Anggaran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) melebihi pagu kuota yang ditentukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Jawa Timur. Pagu Jamkesda yang dianggarkan Pemkot Mojokerto dalam APBD sebesar Rp220 juta namun klaim Dinkes Pemprov Jatim sebesar Rp470 juta.
Sehingga ada kekurangan pembayaran mencapai angka Rp250 juta. Untuk itu, kalangan dewan mendesak Pemkot Mojokerto untuk segera mengambil langkah cepat menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga layanan Jamkesda untuk warga Kota Mojokerto tidak akan terganggu.

Anggota Komisi III Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) DPRD Kota Mojokerto, Abdullah Fanani mengatakan, menunggu hingga pencairan proses Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2012 bukan langkah tepat. “Kita sendiri tidak tahu, bagaimana bisa meleset penyusunan anggaran yang dilakukan Pemkot,” ungkapnya, Selasa (10/07/212).

Pihaknya meminta agar pemkot harus segera menyelesaikan tunggakan tersebut. Eksekutif dan legislatif, lanjut Fanani, harus sama-sama mencari peluang yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan pihak Dinkes Kota Mojokerto untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan.

Selain Kota Mojokerto, Kabupaten Malang klain Jamkesda juga melebihi pagu dari Rp3,9 miliar, klaim mencapai Rp8 miliar. Kota Malang dari pagu Rp4,1 miluar namun klaim Rp4,44 miliar. Kota Batu dari pagu Rp769 juta namun klaim Rp1 miliar lebih, Kabupaten Madiun dari pagu Rp1,7 miliar namun klaimnya Rp2,478 miliar dan Kabupaten Mojokerto dari pagu Rp769 juta kelebihan Rp310 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here