Dewan Minta Korpri Layangkan Surat Pengaduan

0
120

Mojokerto  – Banyaknya reaksi yang dilayangkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Mojokerto terkait pemotongan gaji ke-13 oleh Badan Amal Zakat (BAZ) langsung direspon DPRD Kota Mojokerto. Kalangan dewan meminta agar Korp Organisasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) untuk melayangkan pengaduan infaq tersebut.

Ketua DPRD Kota Mojokerto, Mulyadi mengatakan, pihaknya meminta agar Kopri menaungi para PNS terkait protes tersebut. “Keluhan para PNS ini tidak bisa digeneralisasi begitu saja, selain kita menanggapi keluhan mereka, Korpri sebagai lembaga yang tepat harus bisa mewakili mereka,” ungkapnya, Rabu (11/07/2012).

Menurutnya, alasan untuk membuka ruang dialog karena dalam Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh tidak diatur secara khusus untuk menghimpunnya dari gaji ke-13. Pihaknya berharap dengan dibukanya dialog bisa menemukan formula yang tepat sehingga bisa merubah perda BAZ.

Sebelumnya, gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkot Mojokerto tidak diterimakan secara utuh. Pasalnya, gaji yang diterimakan para PNS di lingkup Pemkot Mojokerto ini langsung dipotong Badan Amal Zakat (BAZ) mulai dari besaran 0,5 hingga 2,5 persen dari nilai gaji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here