Melintas di Mojokerto, Aremania Dilempari Batu

0
85

Mojokerto ¬†–¬†Ratusan supporter Arema Indonesia (Aremania, red) nyaris terlibat bentrok dengan sekelompok pemuda di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Aksi dipicu lantaran diduga akibat pelemparan batu oleh sekelompok pemuda di jalur Mojokerto – Lamongan tersebut.
Sekitar pukul 20.00 WIB, ratusan Aremania melewati desa setempat setelah menyaksikan tim kesayangannya berlaga menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (11/07/2012) tadi sore. Namun tiba-tiba, konvoi supporter tersebut dilempari batu oleh sekelompok pemuda di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Akibatnya, ratusan Aremania beratribut lengkap Arema Indonesia ini marah dan mengamuk. Warga sekitar juga telah bersiap dengan mempersenjatai diri jika aksi tawuran pecah. “Kita salah apa kok dilempari batu, dihabisi saja,” teriak salah satu Aremania.

Petugas kepolisian dari Polsek Gedeg yang datang ke lokasi langsung mengamankan ke dua belah pihak, petugas kemudian mengawal mereka hingga masuk wilayah Kota Mojokerto. Namun aksi kembali terjadi saat ratusan Aremania memasuki Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Hal yang sama dialami ratusan Aremania ketika melintasi Desa Terusan. Aremania juga mendapat lemparan batu hingga membuat beberapa supporter terjatuh dari motor. Karena merasa tak salah, Aremania pun mengamuk dan menantang warga dan pengguna jalan yang ada di lokasi.

Para Aremania menilai jika aksi pelemparan batu yang mereka terima merupakan ulah Bonek (supporter Persebaya Surabaya, red). “Siapa lagi yang tidak suka kita selain mereka, warga juga tahu kita tidak pernah berulah apalagi rusuh,” ungkap salah satu Aremania, Deni (23) asal Dinoyo, Kota Malang.

Pasca pelemparan, Aremania lantas meneriakkan yel-yel anti Bonek. Petugas kepolisian dari Polsek Gedeg berusaha membujuk para Aremania untuk meninggalkan lokasi. Dengan kawalan ketat petugas, merekapun akhirnya meninggalkan lokasi. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here