Terlambat Turunkan Palang, Ini Alasan Pihak Stasiun KA Mojokerto

0
79

Mojokerto  – Pihak Stasiun KA Mojokerto membantah jika penjaga palang pintu tidak menurunkan palang pintu saat kecelakan antara KA Argo Wilis dengan Toyota Kijang dan Yamaha Vixian terjadi. Pasalnya saat palang pintu akan diturunkan, banyak kendaraan yang masih melintas.
Kepala Stasiun KA Mojokerto, Adin Suwiknyo mengatakan, palang pintu memang belum ditutup karena masih ada kendaraan yang melintas. “Bukan tidak ditutup tapi masih mencari sela karena masih banyak kendaraan yang lewat,” ungkapnya, Sabtu (14/07/2012) tadi pagi.

Masih kata Adin, alarm sudah berbunyi satu KM sebelum kereta melewati perlintasan. Menurutnya, hal tersebut bukan kesalahan teknis atau penjaga palang pintu namun karena masih banyaknya kendaraan yang masih melintas sehingga palang pintu belum diturunkan.

“Alarm itu merupakan rambu-rambu, seharusnya pengguna jalan tengok kanan kiri sebelum menyebrang. Jika sudah bunyi itu sinyal, sesuai UU Nomor 23 Tahun 1997 tentang perkeretaapin. Sinyal itu untuk mengamankan jalannya KA,” jelasnya.

Sebelumnya, Kereta Api (KA) Argo Wilis jurusan Surabaya-Bandung menabrak Toyota Kijang dan pengendara Yamaha Vixian di perlintasan KA Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto. Tiga orang, pengendara Yamaha Vixian, sopir dan penumpang Toyota Kijang mengalami luka-luka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here