Sidang Isbat akan Simpulkan Hasil Pengamatan Hilal di 33 Provinsi

0
159

Jakarta – Pemerintah melalui Kementrian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang istbat untuk menentukan 1 Ramadan, Kamis (19/7/2012) sore ini. Penetapan awal Ramadan akan diambil berdasarkan laporah rukyat hilal (pengamatan bulan baru) dari sejumlah titik di seluruh provinsi. 
“Kami belum memiliki data pastinya ada berapa titik jumlahnya. Tapi pada prinsipnya ada di setiap provinsi dan nanti akan dilaporkan dan diumumkan hasilnya di sidang nanti,” tutur Kabag Humas Kemenag, Zainuddin, kepada detikcom, Kamis (19/7/2012).

Zainuddin mengatakan sidang isbat akan digelar di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai pukul 16.30 WIB. Pihak Kemenag, lanjut dia, telah mengundang ormas-ormas Islam, tokoh-tokoh Islam, badan rukyat, dan ahli perbintangan untuk mengikuti sidang isbat tersebut.

“Karena Badan Rukyat yang menghitung penanggalan Islam, Qomariyah,” jelas Zainuddin

Menurutnya, penetapan nantinya bisa saja berbeda dengan yang sudah ditetapkan Muhammadiyah, karena ada dua pendekatan yang berbeda.

“Ya bisa saja berbeda karena ada dua metode yaitu hisab dan rukyat. Kalau Muhammadiyah kan cenderung pakai hisab, dan yang lain cenderung memakai rukyat. Tapi nanti akan tetap diperhitungkan kok,” lanjutnya.

Dalam sidang nanti juga akan ada paparan posisi hilal dari berbagai titik di seluruh Indonesia. Mengenai ketidakhadiran Muhammadiyah, Zainuddin menyerahkan hal itu kepada yang terkait.

“Ya ini kan undangan, sifatnya tidak wajib. Jadi mau datang atau tidak itu saya kembalikan kepada yang bersangkutan. Ya kita lihat saja nanti. Kami belum dapat pemberitahuan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here