Rusak Ribuan Tanaman Cabe dan Tomat, 10 Petani Pacet Dilaporkan Polisi

0
110

Mojokerto  Р Sumajit (49), warga Dusun Sumberan, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto terpaksa melaporkan 10 orang petani yang tak lain tetangganya sendiri. Menyusul dugaan aksi pengrusakan ribuan tanaman cabe dan tomat milik pelapor.
Ke-10 orang petani tersebut diantaranya, Rohman, Angkat, Marzuki, Purwanto, Sukardi, Rahman, Parji, Wandi, Satuin dan Hartono. Dalam laporannya di Satreskrim Polres Mojokerto, Sumajit memgetahui aksi pengrusakan tanaman cabe dan tomat yang baru berumur 2,5 bulan tersebut setelah diberitahu Abdul Rajak.

“Sebanyak 10 orang itu merusakan tanaman cabe dan tomat saya dengan cara dicabuti, dipotong dan disabit. Sawah itu memang saya sewa dari tanah ganjaran Kadus Sumberan selama enam tahun dengan harga sewa Rp30 juta, mulai tahun 2010 hingga 2017,” ungkapnya, Selasa (24/07/2012).

Ia mengaku, uang sewa tersebut sudah dibayar lunas, sehingga ia tidak mengerti apa motif dibalik pengrusakan ribuan tamaman cabe dan tomat oleh 10 orang petani tersebut. Akibat aksi pengrusakan tersebut, Sumarjit mengaku mengalami kerugian mencapai Rp25 juta.

Saksi mata, Abdul Rajak (74) mengaku melihat 10 petani datang dan langsung merusak ribuan tanaman cabe dan tomat dengan cara dibabat sabit. “Tanaman cabe dicabuti, setelah dirusak. Mereka langsung meninggalkan sawah. Kata warga, aksi tersebut dilakukan sengaja karena ingin mengarap sawah itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Efendi Lubis mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi. “Dalam waktu dekat, pelaku akan kita panggil satu persatu untuk diminta keterangnya. Jika terbukti, pelaku akan kita jerat dengan pasal 406 junto 170 KUHP tentang pengrusakan dengan ancaman lima tahun penjara,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here