Blewah Jadi Bisnis yang Menjanjikan

0
155

Mojokerto ¬†–¬†Blewah menjadi buah andalan dan paling dicari saat bulan suci ramadan seperti sekarang ini. Banyaknya peminat buah khas bulan suci ramadan inilah yang menjadi alasan bisnis tanaman blewah dilirik para petani, bahkan tak jarang petani dari luar wilayah Kabupaten Mojokerto.
Salah satu petani blewah di Dusun Damarsih, Desa Kepuh Anyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto adalah Kusnadi (50). Warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo ini bahkan rela mendirikan dan tidur di gubuk selama musim blewah.

“Setiap tahun, setiap bulan ramadan saya selalu menyewa sawah disini. Untuk tahun ini naik dua kali, hampir setiap dua hari bisa dipanen. Rata-rata per hektarenya bisa menghasilan 2,5 ton blewah,” ungkapnya, Kamis (26/07/2012) tadi sore.

Masih kata Kusnan, dari 25 hektar luas sawah ada 10 orang petani yang menanam blewah dan kebanyakan mereka berasal dari luar Kabupaten Mojokerto. Selama satu bulan penuh, para petani musiman ini rela mendirikan dan tidur di gubuk yang ada di tengah sawah.

“Tanaman blewah sangat menjanjikan saat seperti ini, banyak yang cari tapi tidam ada yang tanam karena sebelumnya sudah tanam. Kalau saya, memang sengaja menanam saat bulan puasa karena banyak yang cari sehingga keuntungannya bisa dua kali daripada hari biasa,” katanya.

Menurutnya, tanaman musim kemarau ini memerlukan perhatian khusus yakni saat dalam pemupukan dan penyiraman. Tanaman ini, tidak perlu memerlukan banyak air namun saat pemupukan dan penyiraman harus dilakukan secara bergilir sehingga butuh perhatian ekstra.

“Gara-gara hujan awal puasa kemarin, hasil panen pertama sedikit jelek karena banyak buah pertama yang rontok karena air hujan. Hasil panen, kita kirim ke Surabaya, Jakarta bahkan Kalimantan. Kalau tempatnya dipanen sebelum matang agar masak tepat di tempatnya. Selain blewah, kita juga tanam timun mas dan golden tapi blewah yang banyak diminati,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here