Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto Disegel FMPM

0
133

Mojokerto ¬†–¬†Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Mojokerto (FMPM) menyegel gedung DPRD Kabupaten Mojokerto. Aksi tersebut dipicu kekesalan para aktivis saat akan menyampaikan aspirasi namun satupun anggota dewan yang ada di tempat.
Koordinator aksi, Wiwit Hariono mengatakan, kedatangannya mereka ke gedung rakyat tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penggunaan APBD Kabupaten Mojokerto. “Namun tak satupun anggota dewan yang ada,” ungkapnya, Kamis (02/08/2012) tadi siang.

Masih kata Wiwit, dari 45 anggota dewan tak satupun anggota dewan yang berada di kantor dewan di Jalan Veteran, Kota Mojokerto tersebut. Para anggota dewan mulai pucuk pimpinan hingga anggota tenggah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jakarta. “Penyegelan ini bentuk dari kekecewaan kita, saya kita datang untuk menyampaikan aspirasi namun gedung dalam keadaan kosong. Jika gedung kosong tidak anggota, sama saja tidak berfungsi dan lebih baik disegel saja,” katanya.

Wiwit menambahkan, pihaknya diminta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Mojokerto menyarankan untuk menelepon pimpinan. Saat ditelepon, lanjut Wiwit, diketahui jika semua anggota sedang ada kegiatan kunker di Jakarta.

“Tujuan kita kesini adalah untuk mengkritisi penggunaan APBD dan kinerja dewan terkait banyaknya kunker yang tak pro rakyat. APBD untuk sosial masyarakat masih berkurang, demian juga dengan kinerja dewan. Kita punya data, frekuensi kegiatan dewan tahun 2010 sebanyak 622 kegiatan,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut lebih banyak daripada out put nya. Sementara dana yang dikeluarkan untuk kunker para anggota dewan tersebut bersumber dari rakyat. Sehingga FMPM menyegel pintu gedung dengan selembar kertas bertulis, “Gedung ini disegel rakyat, anggota dewan tak bernurani”.

Pantauan beritajatim.com, di gedung dewab tak terlihat satupun anggota dewan yang mengantor. Salah satu staf SekwanDPRD Kabupaten Mojokerto, Erna membenarkan, jika semua anggota DPRD Kabupaten Mojokerto berada di Jakarta untuk melakukan konsultasi terkait penggunaan anggaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here