Pemkot Mojokerto Bentuk Tim Khusus Awasi Mobdin PNS Bandel

0
88

Mojokerto – Langkah tegas diambil Pemkot Mojokerto terkait pemasangan pelarangan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mobil plat merah. Pemkot Mojokerto langsung membentuk tim khusus untuk mengawasi mobil dinas (mobdin) di Pemkot Mojokerto yang masih menggunakan BBM bersubsidi.

Plt Kabag Perekonomian Pemkot Mojokerto, Ruby Hartoyo mengatakan, pembentukan tim khusus tersebut dilakukan untuk mengawal Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM.

“Dalam tim khusus ini ada 11 anggota, ada dari unsur inspektorat, Satpol PP, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian dan Diskoperindag. Mereka bertugas untuk mengawasi PNS di Pemkot Mojokerto yang masih mengisi BBM bersubsi baik secara mandiri maupun dari hasil laporan pengusaha SPBU,” ungkapnya, Sabtu (04/08/2012).

Masih kata Ruby yang juga menjabat Kabag Humas Pemkot Mojokerto ini, tim akan bertanggungjawab langsung kepada Walikota Mojokerto, Abdul Gani Soehartono. Jika ditemukan PNS yang bandel, tim akan melakukam evaluasi dan selanjutnya melaporkan langsung ke Walikota Mojokerto.

“Karena kita telah berkomitmen untuk menggunakan BBM non subsidi, siapa saja yang melanggar akan mendapatkan sanksi tegas. Ini tidak hanya berlaku pada mobdin yang berstiker saja namun semua mobdin milik pemerintah seperti, mobil plat merah, TNI/Polri, BUMN dan BUMD,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here