90 Persen Peserta di Kota Mojokerto Tak Lulus UKG Online

0
128

Mojokerto  – Hasil Ujian Kompetensi Guru (UKG) online di Kota Mojokerto jeblok. Sebagian guru pemegang sertifikasi tersebut meraih angka merah antara 0 sampai 40, padahal untuk lulus nilai yang harus dicapai di atas 70.

Kabid Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto, Istibsyaroh mengatakan, 90 persen peserta di Kota Mojokerto dinyatakan tidak lulus. “Untuk peserta di Kota Mojokerto, hanya 10 persen yang lulus dari total peserta ujian,” ungkapnya, Kamis (09/08/2012).

Dari sekitar 1 ribu guru yang ikut ujian dengan menggunakan sistem online dengan tujuan memetakan kompetensi guru tersebut, mayoritas tidak bisa mencapai nilai di atas ambang batas kelulusan. Meski sudah diketahui tingkat kelulusan, masih kata Istibsyaroh, nantinya Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) yang akan menilai.

“Rata-rata nilai yang diraih antara 0 sampai 40, padahal untuk bisa dinyatakan lulus para peserta harus meraih nilai di atas 70. Hanya 10 persen dari satu ribu lebih peserta yang lulus, sedangkab sisanya adalah guru-guru yang gagak mengikuti ujian karena kesalah jaringan internet,” katanya.

Sementara itu, terkait peserta yang gagal ikut ujian karena kesalahan jaringan, akan ada ujian ulang. Menurutnya, LPMP memastikan jika ujian ulang tersebut akan digelar pada bulan Oktober mendatang namun belum ditentukan secara detail tempat dan waktu pelaksanaannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jadwal Ujian Kompetensi Guru (UKG) online di Kota Mojokerto pada Senin (30/07/2012) lalu amburadul. Pasalnya, ada trouble di jaringan internet nasional sehingga untuk mengunduh soal ujian dari server pusat ke server lokal tidak bisa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here