Warga Mojokerto Dihimbau Takbir di Masjid Saja

0
30

Mojokerto  – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Iwan Kurniawan menghimbau untuk tidak menggelar takbir keliling. Himbauan tersebut bertujuan agar tidak menimbulkan kemacetan dan berujung kecelakaan di Kota Mojokerto.
“Kita menghimbau untuk tidak menggelar takbir keliling, tidak mengurangi hikmatnya saat menggelar takbir kita lebih menghimbau untuk menggelar takbir di masjid. Kita tidak melarang untuk menggelar takbir tapi lebih dihimbau untuk tidak melakukan takbir keliling,” ungkapnya, Sabtu (18/08/2012) tadi pagi.

Menurutnya, takbir keliling hanya akan menyebabkan kemacetan di jalan yang dapat berujung pada kecelakaan. Selain itu, banyaknya penjual petasan di jalan utama Kota Mojokerto sudah dilakukan razia. Yang masih ada, lanjut Kapolres, hanya pedagang yang menjual kembang api.

“Selama ini memang kita kerepotan menindak pedagang yang menjual petasan, dikatakan kembang api namun bunyinya cukup kencang tapi petasan dengan diameter lebih dari 1,8 inci akan bisa ditindak. Untuk warga yang tinggal di perumahan, jika ditinggal mudik rumah yang kosong agar didata ke RT atau RW,” katanya.

Kapolres menambahkan, data yang ada di RT maupun RW bisa dilaporkan ke polsek terdekat agar mudah dilakukan pengecekan anggota yang berpatroli. Polres Mojokerto Kota juga menerima barang yang ditinggal mudik, barang tersebut bisa dititipkan ke Mapolres Mojokerto Kota atau polsek terdekat untuk mengantisipasi pembobolan rumah saat ditinggal mudik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here