Pasangan Selingkuh Digerebek Warga: Sales dan Guru SD

0
35

Mojokerto  – Pasca pengrebekan pasangan selingkuh di Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (24/08/2012) dini hari tadi, prosesnya langsung dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.
Kapolsek Kemlagi, AKP Romhadi mengatakan, kasusnya langsung dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto. “Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui jika Ali Said (26) sudah memiliki istri dan anak, sementara Kristin Nila Sari (20) merupakan guru SD di Kecamatan Kemlagi,” ungkapnya tadi siang.

Menurutnya, evakuasi yang dilakukan petugas memang cukup sulit. Pasalnya, lanjut Kapolsek, warga sudah kesal dengan perbuatan keduanya. Sudah sering diingatkan namun tetap membandel, sehingga warga marah dan sepakat menggrebek keduannya saat berduaan di dalam kamar.

“Si perempuan asli warga Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi dan berstatus guru di salah satu SD di Kecamatan Kemlagi, yang pria, Ali Said merupakan warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar berprofesi sebagai sales. Si pria statusnya sudah memiliki istri dan satu orang anak,” jelasnya.

Keduanya lanjut Kapolsek, sudah menjalin hubungan selama kurang lebih satu tahun. Warga sudah sering memperingatkan terkait hubungan mereka namun peringatan warga tak dihiraukan keduanya sehingga warga sepakat menggrebek keduanya. “Karena peringatan warga tak dihiraukan sehingga warga marah dan puncaknya dini hari tadi. Warga menggrebek keduannya saat berada di kamar, proses evakuasi juga cukup sulit karena kemarahan warga sudah memuncak. Keduanya langsung kita bawa ke Polres Mojokerto,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto menggrebek pasangan selingkuh yang ada di desa mereka, Jum’at (24/08/2012) dini hari. Bahkan, polisi yang datang ke lokasi kesulitan mengevakusi keduanya karena amukan warga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here