60 Hektar Tanaman Jagung di Kabupaten Mojokerto Terancam Gagal Panen

0
261

Mojokerto  – Krisis air juga dialami warga Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 60 hektar tanaman jagung yang ada di enam dusun di Desa Pohjejer terancam gagal panen jika tak segera dialiri air. Kepala Desa Pohjejer, Hadinoto mengatakan, dari enam dusun yang ada di Desa Pohjejer, hanya Dusun Tlagan dengan 87 Kepala Keluarga (KK) tidak dialiri air Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM). “Sekitar satu bulan ini, warga mencari sumber air ke Sungai Pikatan untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya, Senin (03/09/2012) tadi siang.

Selain Dusun Tlagan, lima lainnya yakni Dusun Sawah Ngayuman, Cuwet Rejo, Jeruk dan Turi, meski aliri air PDAM namun warga di lima dusun ini kesulitan mencari air untuk mengairi sawah. Mereka terpaksa menunggu petugas untuk mendapatkan air namun itu juga harus dilakukan secara bergilir.

“Sawah dengan luas 1.400 m2 petani harus membayar Rp10 ribu untuk petugas tapi karena debit air Sungai Pitakam kurang sehingga petani harus mendapatkan air untuk mengairi sawah secara bergiliran. Dari enam dusun yang ada di Desa Pohjejer ada 60 hektar tanaman jagung petani yang membutuhkan air,” katanya.

Jika tak segera mendapatkan air, bisa dipastikan 60 hektar tanaman jagung milik petani gagal panen. Untuk mendapatkan air, para petani selain menunggu giliran mendapatkan air juga menyewa diesel. Namun para petani harus mengeluarkan biaya operasional lebih.

“Biaya operasionalnya bertambah jika harus menyewa diesel, dari 1.400 meter2, petani harus mengeluarkan uang sebesar Rp70 ribu untuk diesel. Jika yang tidak memiliki uang, mereka lebih memilih pasrah. Setiap tahun saat musim kemarau, kondisinya memang seperti ini tapi tahun ini yang paling parah,” jelasnya.

Hadinoto mengaku, sudah menyampaikan kondisi ini tersebut ke Bupati Mojokerto, Mustafa Kamal Pasa agar dibuatkan sumur bor tapi hingga kini belum teralisasi. Bahkan pihaknya sudah menyampaikan ke DPR RI, hanya dijanjikan akan dikawal permintaan warga untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here