Penarikan Al-Quran di Sejumlah Daerah Tak Berpengaruh di Kabupaten Mojokerto

0
235

Mojokerto  – Banyaknya penarikan Al Quran oleh pemerintah pusat di daerah dari program penggadaan tahun 2011 lalu, tak berpengaruh di Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, dari 868 buah Al-Quran yang diterima Departemen Agama (Depag) Kabupaten Mojokerto tak satupun bermasalah.
Kasi Urais, Depag Kabupaten Mojokerto, Amir Sholehuddin mengatakan, penarikan Al-Quran oleh pemerintah pusat tersebut hanya bagi Al-Quran yang bermasalah. “Al-Quran di daerah yang terbukti terjadi kesalahan maka akan ditarik,” ungkapnya, Jumat (14/09/2012) tadi pagi.

Masih kata Amir, penggadaan Al-Quran yang diterima Depag Kabupaten Mojokerto tidak terbukti ada kesalahan dalam percetakan sehingga tidak ditarik. Kesalahan cetak tersebut seperti, halaman tidak jelas dan bayang-bayang. Depag Kabupaten Mojokerto mendapatkan bantuan Al-Quran sebanyak 868 buah Al-Quran sesuai dengan kuota dari pemerintah pusat.

“Di Kabupaten Mojokerto tidak ada masalah, Jawa Timur itu Jombang sama Pacitan. Al-Quran ukuran besar tersebut langsung kita terima dari Kanwil pada akhir 2011, bantuan penggadaan Al-Quran tersebut diterimakan dalam kardus. Kita sudah bagikan ke 18 KUA yang ada di Kabupaten Mojokerto, rata-rata setiap KUA mendapatkan 42 buah Al-Quran,” katanya.

Selain dibagikan untuk KUA yang ada di Kabupaten Mojokerto, Depag Kabupaten Mojokerto juga melayani keluarga Depag Kabupaten Mojokerto yang mempunyai masjid maupun musala. Namun dengan catatan, masih kata Amir, Al-Quran tersebut sampai ke musala maupun masjid tersebut.

“Selain harus sampai ke masjid maupun musala yang mengajukan bantuan Al-Quran, penerima juga harus bertanggungjawab terhadap bantuan tersebut. Untuk tahun ini, kita belum mendapatkan informasi, apakah ada bantuan serupa karena bantuan tersebut dari anggaran pusat,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here