Murid TK dan SLB-B Tak Boleh Masuk Sekolah

0
240

Mojokerto –Puluhan wali murid Taman Kanak-kanak Pertiwi dan Sekolah Luar Biasa Tuna Rungu (SLB-B) Pertiwi, Kota Mojokerto terlibat adu mulut dengan pihak panitia Bursa Industri dan Teknologi. Pasalnya, mereka dilarang masuk ke sekolah masing-masing yang ada di belakang GOR Seni dan Olah Raga Majapahit.
Bursa Industri dan Teknologi ini digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mojokerto mulai tanggal 1 hingga 10 Oktober mendatang. Lokasi penyelenggaran bursa tersebut digelar di GOR Seni dan Olahraga Mojopahit, tepat didepan TK Pertiwi dan SLB-B Pertiwi.

Dua pintu masuk menuju masing-masing sekolah ditutup karena alasan acara tersebut. Puluhan wali murid yang hendak mengantar putra-putrinya ke sekolah mereka dilarang masuk oleh pihak panitia. Akibatnya, sempat terjadi adu mulut antara wali murid dan pihak panitia.

Para wali murid inipun akhirnya mengadukan hal tersebut ke kepala sekolah. “Tadi kita dilarang masuk, kita sempat bertengkar dengan pihak panitia, tapi akhirnya kepala sekolah mendatangi panitia dan kita akhirnya diperbolehkan masuk,” ungkap salah satu wali murid, Senin (01/10/2012) tadi pagi.

Meski sudah diperbolehkan masuk, namun para wali murid mengaku masih terganggu dalam proses belajar mengajar putra-putrinya. Pasalnya, diesel yang digunakan untuk pembangkit listrik ditaruh tepat di depan TK Pertiwi. Suara bising dari diesel dan sound sistem mengganggu proses belajar mengajar mereka.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kota Mojokerto maupun pihak panitia Bursa Industri dan Teknologi enggan berkomentar terkait pelarangan masuk wali murid ke masing-masing sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here