Digeledah Polisi, Kemenag Bantah Terbitkan Surat Pergi Haji

0
139

Mojokerto  – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto membantah jika Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) 2008 diterbitkan pihaknya. Menurutnya, jika memang ada pemalsuan maka dilakukan oleh oknum.Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kemenag Kabupaten Mojokerto, Amir Sholehuddin menjelaskan, jika bukan Kemenang yang menerbitkan Surat Perintah Pemberangkatan Haji (SPPH) tahun 2008 lalu. “Internal Kemenag tidak ada yang terlibat, kalau memang ada itu oknum,” tepisnya, Kamis (18/10/2012).

Menurutnya, SPPH yang diterbitkan tahun 2008 untuk keberangkatan tahun 2012. Kemenag Kabupaten Mojokerto bekerja sesuai tugas, pokok dan porsi (tupoksi) yakni melayani pendaftaran dan pemberangkatan CJH yang sudah memenuhi syarat. “Kita hanya menjalankan tupoksi kita dan polisi juga begitu. Jika memang ada yang harus disita, kita persilahkan pihak kepolisian untuk melakukan penyitaan dan jika terbukti, kita berharap polisi bisa segera menindak tegas,” harapnya.

Sebelumnya, pasca penemuan sebanyak 36 Calon Jamaah Haji (CJH) kloter 44 asal Kabupaten Mojokerto oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim karena indikasi jual beli kursi haji, Satreskrim Polres Mojokerto mulai meminta keterangan beberapa saksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here