UMK Kota Mojokerto Diusulkan Naik Rp 62 Ribu

0
215

Mojokerto  – Dewan Pengupahan Kota Mojokerto hanya mengajukan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Mojokerto sebesar Rp65 ribu saja. Angka ini jauh dari tuntutan buruh sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yakni sebesar Rp1.300.000.Ketua Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (PPBI), Hari Cahyono mengatakan, UMK Kota Mojokerto harus sama dengan Kabupaten Mojokerto. “Usulan tersebut karena harga barang di Kota Mojokerto sama dengan harga barang di Kabupaten Mojokerto, tidak ada perbedaan,” ungkapnya, Sabtu (20/10/2012).

Masih kata Hari, UMK Kota Mojokerto tahun 2012 ini sebesar Rp875 ribu per bulan, jauh dibanding UMK Kabupaten Mojokerto sebesar Rp1.234.000 per bulan. Pihaknya berharap, Pemkot Mojokerto harus tegas memperjuangkan UMK Kota Mojokerto sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubenur Jatim tanggal 30 Maret 2012 Nomor 560/5914/031/2012 perihal Penetapan UMK mengacu survei KHL.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Mojokerto, Akhnan mengatakan, dari hasil survei KHL oleh Dewan Pengupahan dengan kenaikan sebesar Rp65 ribu sudah diajukan ke Gubenur Jawa Timur, Soekarwo. “Usulan itu sudah disampaikan tanggal 8 Oktober lalu,” katanya.

Namun masih kata Akhnan, pihaknya memastikan angka kenaikan tersebut belum final. Pasalnya, Gubenur lanjut Akhnan, bisa saja berkas tersebut dikembalikan untuk dilakukan revisi karena dinilai tidak sesuai dengan besaran yang dikehendaki. Namun jika usulan tersebut disetujui, maka UMK Kota Mojokerto tahun 2012 menjadi Rp940 ribu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here