Pejabat Pemkab Mojokerto Jadi Tersangka

0
242

Mojokerto – Setelah memeriksa tujuh saksi, Senin (05/11/2012) kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto menetapkan tersangka. SHY, mantan Kabag Keuangan Kabupaten Mojokerto, sebagai tersangka kasus penggunaan anggaran kesekretariatan tahun 2007 senilai Rp213.250.000.Kasi Intel Kejari Mojokerto, Moh Iryan mengatakan, penetapan sebagai tersangka setelah pihaknya memeriksa tujuh saksi. “SHY saat itu, berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran atau KPA yang mengetahui atau mensetujui dibayar dalam penggunaan anggaran tersebut,” ungkapnya, Selasa (06/11/2012) tadi petang.

Dengan peran yang disandang tersangka, lanjut Kasi Intel, tersangka bertanggungjawab terkait penggunaan anggaran tersebut. Tersangka ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Mojokerto dalam surat Nomor 2508/0.5.9/FD.I/11/2012 tertanggal 5 November 2012 dengan dijerat Pasal 2, 3 dan 9 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Modusnya, dengan meminta bantuan anggaran langsung dari beberapa orang bukan pada pos peruntukan yang tepat sehingga negara mengalami kerugian hingga Rp213.250.000. Seperti bantuan untuk kegiatan umum, dialog tokoh masyarakat,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Kejari Mojokerto, pihaknya memastikan akan ada pejabat Pemkab Mojokerto yang dipanggil sebagai saksi dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Sehingga pihaknya berharap, para saksi lebih koorperatif dalam proses penyelidikan.

“Jika ada saksi yang mengatakan sudah mengembalikan uang itu, kita lebih senang lagi karena jumlah kerugian negara akan berkurang. Sehingga kita berharap, ada itikat baik dari penerima uang tersebut untuk segera mengembalikan. Untuk besarannya berbeda, mulai dari Rp5 juta, Rp7,5 juta dan ada juga Rp30juta, untuk jumlah penerima masih kita dalami,” tegasnya.

Sebelumnya, Kejari Mojokerto memeriksa tujuh orang saksi. Diantaranya, mantan Kabag Keuangan, SHY, mantan Ajudan Bupati Achmady, Ali Kuncoro, mantan Bendahara Bagian Keuangan, Umi Salamah, Bagian Verifikasi Bagian Keuangan, Dian Anggraeni.

Selain memeriksa pejabat Pemkab Mojokerto, Kejari Mojokerto juga memeriksa tiga mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Yakni, mantan Ketua DPRD, Sirodji Ahmad, mantan Wakil Ketua DPRD, Wahyudi Iswanto dan mantan Ketua Fraksi Partai Golkar, Ani Mahnunah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here