Mobil Dinas Ganti Plat, Polisi Ancam Tilang

0
25

Mojokerto  – Fenomena penggantian plat merah mobil dinas (mobdin) saat libur lebaran menjadi plat hitam mendapat aperhatian khusus Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono.  Polda Jatim tidak segan  menilang mobdin yang ketahuan mengganti plat saat libur lebaran. “Penggantian plat dari merah ke hitam jelas melanggar dan tidak diperbolehkan, kita akan berikan sanksi jika ketahuan. Mulai dari himbauan, teguran hingga tilang,” ungkapnya, saat mengunjungi masjid bintang Polres Mojokerto di Jati Pasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (02/08/2013).

mobil dinas ganti plat
mobil dinas ganti plat

Sementara itu, Pjs Kapolres Mojokerto, AKBP Muji Ediyanto menjelaskan, jika mobdin yang melakukan penggantian plat harus melalui mekanisme yang ada. “Ini hanya untuk pejabat tertentu yang mendapat tugas intelejen bisa mengajukan penggantian plat namun melalui mekanisme,” katanya.

Pjs Kapolres yang belum menjabat satu minggu di Polres Mojokerto ini menjelaskan, jika yang mengajukan warga sipil tingkat 2 maka bisa mengajukan ke Kesbangpolinmas Kabupaten/Kota dilanjukan ke Kesbangpolinmas Prov. Dari Kesbangpolinmas Prov ke Direktorat Itelenjen Polda dan Dir Lalu Lintas Polda.

“Pengajuan ini akan diproses dan diverifikasi, apakah bisa atau tidak. Jika TNI maka ke as Intel melalui Pasi Intel Kodim ke as Kodam baru ke Dir Intelejen Polda dan Dir Lalu Lintas Polda, untuk polisi melalui kabid Propam, mekanisme ini sudah baku,” urainya.

Mobdin yang disetujui akan diberikan momor rahasia atau nomor khusus. Nomor tidak akan sama, jika sama mama ada pelanggaran lalu lintas sehingga pihaknya menginformasikan jika menemukan mobdin mengganti plat bisa disampaikan ke pos polisi.

“Karena dimungkinan ada pelanggaran, jika kita menerima laporan akan kita lakukan pengecekan nomor rangka, mesin dan data base. Jika betul melanggar maka akan kita tindak tapi selama ini kita kesulitan jika tidak tahu data awal sehingga harus ada pengawasan dari awal,” jelasnya.

Pasalnya, pihaknya tidak bisa melakukan tes kendaran satu per satu, sehingga selektif prioritas. Ada informasi akan dilakukan pengejaran karena operasi ketupat merupakan operasi kemanusian sehingga lebih memprioritaskan pemudik dibanding razia secara keseluruhan. Jika terbukti aman ditilang karena melanggar lalu lintas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here