3 Guru di Mojokerto memakai Ijasah Palsu

0
37

Mojokerto  – Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) melaporkan tiga guru asal Kabupaten Mojokerto kedapatan menggunakan ijazah palsu ke Polda Jatim. Mereka kedapatan menggunakan ijazah Unipa palsu untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sebagai syarat memperoleh sertifikasi untuk mendapatkan tunjangan profesi.rekrutmen CPNS mojokerto
Ketiga guru tersebut diantaranya, An, guru SDN Pacet 3 dan LI guru SDN Cinandang Dawarblandong. Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Mujiono mengatakan, jika ketiganya memang terbukti menggunakan ijazah palsu maka akan dipecat.

“Jika mereka berstatus PNS dan ijazah palsu itu sudah digunakan untuk mendaftarkan diri sebagai PNS. Tapi jika ijazah palsu itu hanya digunakan untuk mengurus kenaikan pangkat ataupun golongan, maka kenaikan pangkat dan golongan itulah yang dibatalkan,” ungkapnya, Sabtu (07/09/2013) tadi pagi.

Dengan kata lain, masih kata Mujiono, mereka akan dicoret dari peserta PLPG dan hak mereka untuk mengikuti sertifikasi digugurkan. Namun sampai saat ini, pihaknya mengaku belum dapat memastikan status ketiga guru yang dilaporkan Polda tersebut.

“Sampai sekarang kita belum dapat pemberitahuan baik dari Unesa selaku penyelenggara PLPG maupun dari Unipa selaku kampus yang dirugikan terkait adanya guru dari Kabupaten Mojokerto yang bermasalah. Kabar ini saya tahu dari pemberitaan media massa saja,” katanya.

Padahal biasanya, jika terbukti ada penggunaan ijazah palsu maka Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto selalu mendapat pemberitahuan. Seperti tahun lalu, ada dua guru yang kedapatan menggunakan ijazah palsu untuk mengikuti PLPG. Dinas Pendidikan lantas bersikap tegas yakni hak untuk mengikuti sertifikasi digugurkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here