Pagi ini, Ratusan Honorer K2 Luruk Dewan Terkait Calo CPNS

0
294

MOJOKERTO – Keresahan dan kejengkelan honorer K2 (pegawai kategori dua) yang ada di Kabupaten Mojokerto sudah memuncak.

Setelah mereka mendatangi gedung DPRD Selasa lalu, Kamis (24/10/2013) pagi ini mereka kembali melakukan hal yang sama.

guru mojokertoMereka mendesak agar wakil rakyat di KabupatenMojokerto ikut menyikapi dugaan calo CPNS yang dikendalikan oknum UPT Dinas Pendidikan.

Salah satu honorer K2 kepada SURYA Online menuturkan bahwa saat ini, sebanyak 445 K2 di wilayah ini akan bergerak menuju gedung dewan.

“Kami ingin menyampaikan semua persoalan terkait penarikan uang kepada teman-teman K2. Kami diminta membayar Rp 135 juta jika ingin jadi CPNS. Kami ingin berdialog dengan Komisi A,” katanya kepada SURYA Online
(Tribunnews.com Network) .

Ketua Komisi A (bidang Hukum dan Pemerintahan) Kusairin saat dikonfrimasi menyatakan sudah mengagendakan dialog dengan para honorer K2.

“Iya, nanti kami sudah mengagendakan menemui para honorer K2. Kita akan beri kesempatan mereka menyampaikan sedetail-detailnya dan saya harapkan semua terbuka,” kata Kusairin.

Belum jelas apakah dalam dialog nanti melibatkan Dinas Pendidikan, BKD, atau pihak pemerintah daerah.

Sebab, institusi pemerintah ini harus bisa menjelaskan atas mengemukanya praktik calo CPNS khusus K2 yang dikendalikan oleh sejumlah oknum UPT Dinas Pendidikan.

Perwakilan ratusan honorer mendatangi kantor dewan ini adalah kali kedua. Senin kemarin, mereka juga melakukan hal yang sama. Para honorer K2 ini resah dan tak terima ada sejumlah oknum pegawai UPT Dinas Pendidikan menginisiasi pertemuan dengan K2.

Baik pertemuan personal maupun forum, oknum ini vulgar memintai para K2 dana antara Rp 135 juta – Rp 160 juta untuk bisa menjadikan K2 CPNS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here