Dua Rumah Tertimpa Tower e-KTP di Mojokerto

0
138

Mojokerto – Dua rumah milik warga di Dusun Kedungbendo, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tertimpa menara pancar (tower) jaringan kependudukan yang berada di Kantor Kecamatan Sooko. Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun penyebab ambruknya tower milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) masih dalam penyelidikan.
tower ambruk mojokertoData yang berhasil dihimpun menyebutkan, tower setinggi 30 meter tersebut tiba-tiba ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Akibatnya, tower yang baru satu berusia satu tahun lebih dan berjarak 10 meter dari rumah warga tersebut menimpa dua rumah warga milik Bahrul Alam dan Aisyah yang berada di sisi timur.

Salah satu pemilik rumah, Bahrul Alam mengatakan, tower baru setahun berdiri tapi sudah roboh. “Melihat konstruksi tower, saya curiga beton neser yang digunakan tidak layak. Dari bawah sampai atas ukurannya sama, terlihat tidak layak. Saya sudah laporkan kejadian ini tapi belum ada petugas yang datang ke lokasi,” ungkapnya, Selasa (14/01/2014).

Luluk Ulmariyah, istri Bahrul menceritakan, ia dengan dua anak dan tiga keponakannya sontak terbangun setelah kejatuhan genting dan plafon kamar. “Kepala saya terkena genting, anak dan keponakannya menjerit dan menangis setelah mengetahui plafon kamar nyaris ambruk. Kita semua kaget,” katanya.

Ia, anak serta keponakannya lantas menyelamatkan diri setelah mengetahui jika yang menimpa rumahnya adalah tower milik Dispendukcapil yang ambruk. Empat ruangan di rumah Bahrul Alam mengalami kerusakan bagian atap, sedangkan rumah Aisiyah hanya rusak di bagian atap belakang.

Sementara itu, Camat Sooko, Subandi mengatakan, pihaknya berjanji akan memperbaiki dua rumah yang tertimpa tower. “Akan kita perbaiki untuk dua rumah yang tertimpa tower ini tapi kalau soal tower, lebih baik Dispendukcapil yang menerangkan karena saya masih baru,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here